Kaum Ibu dan Pembentukan Karakter Generasi Pemimpin

Tersanjunglah wahai perempuan karena Allah telah memuliakan perempuan dengan hak penghormatan yang lebih dibandingkan seorang Ayah. Sebegitu besar dan mulianya kedudukan seorang Ibu hingga Nabi dalam sebuah hadist mengulangnya sebanyak tiga kali sedangkan Ayah hanya sekali. Dari Abu Hurairah ra., beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti… Read More »

Spirit Menyambut Tahun Ajaran Baru

Pesan cinta Hasan Al-Banna Salah satu pemikiran Hasan al-Banna di bidang pendidikan berkaitan dengan upaya mengintegrasikan sistem pendidikan yang dikotomis antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Melalui upaya ini Ikhwan al-Muslimin bermaksud memberi nilai agama pada pengetahuan umum, dan memberi makna progresif terhadap pengetahuan dan amaliah agama, sehingga sikap keagamaan tersebut tampil lebih aktual. Dalam hubungan ini Ikhwan… Read More »

Aku Rindu Kamu

Dalam benakku, terlalu lama tertahan rasa rindu yang tak terbendung bukan rindu biasa, karena rinduku untuk seorang bidadari yang luar biasa Malam ini dirimu berlari dalam pikiranku membuatku tak bisa diam mengejarmu hingga mataku enggan terpejam berlari menuju dirimu tak pernah bosan ku lakukan meski itu hanya dalam pikiran tapi aku menikmatinya kadang, dalam rindu yang membuncah bermain… Read More »

Soeharsikin Tjokroaminoto, Sang Pendamping Raja tanpa Mahkota

Perempuan memiliki pengaruh besar di balik kesuksesan seorang laki-laki. Kalimat ini kiranya juga tepat untuk memberikan gambaran bagaimana Soeharsikin, sebagai pendamping hidup, menjalankan perannya dengan apik. Perannya yang memang luar biasa dalam menjalani amanah sebagai seorang istri, ibu, serta ibu kost bagi para pemuda di Rumah Peneleh. Soeharsikin merupakan puteri dari Raden Mangoensomo, seorang Patih yang membawahi wilayah… Read More »

Takut? Iya

Kita sama sama saling belajar ya Nak. Seiring berjalannya sang waktu, ceritra pun mulai memilih alurnya sendiri. Drama kelahiran mu sudah lewat satu bulan Nak. Berbekal jarak pulau dengan ayah mu. Membuat kita harus menjadi kuat bersama. Kau berusaha dari alam yang belum pernah kita jumpa, ibu berjuang di tengah kesiagaan waktu (takut takut anak ibu tidak sabar… Read More »

Kasih yang Tiada Berganti

Dua puluh empat tahun yang lalu, tahta kasih sayang masih bertengger pada kedua orang tua. Berputarnya waktu mengajarkan bahwa ada ruang yang belum terisi. Menjadikan visi dan misi menggapai ridho ilahi lewat “makhluk baru” yang bernama suami menjadikan ruang itu kini berpenghuni. Meski sekat dan jarak pernah melanda. Hilang arah sebelum datangnya pertanda, namun ia tahu mana porosnya.… Read More »

Aktifnya Sang Anak

Tangan ke atas pertanda (gendong saya…gendong saya) Mulut maju mundur pertanda (haus saya…saya haus) Kaki menendang nendang pertanda (udah berisi…udah berisi) Nangis biasa pertanda (panas, haus, berisi di dalam popok) Nangis tak biasa (belum tentu penyebab nya) Sebulan menjadi pengamat yang baik. Mendeteksi kemauan, mendeteksi kebiasaan, mendeteksi kelakuan dan banyak pendeteksian yang sudah dilakukan. Hari ke hari semakin… Read More »

Nyai Ontosoroh

Sosok tokoh fiksi luar biasa yang dimunculkan Pramodya Ananta Toer dalam tetralogi novel Pulau Buru – nya Sebuah pengantar Nyai ontosoroh atau sanikem adalah sesosok wanita hebat dan penuh karakter yang dimunculkan penulis Pramoedya Ananta Toer dalam novelnya tetralogi buru. Diterangkan bahwasannya sanikem lahir di Tulangan, Sidoarjo pada masa kolonial Belanda. Ayahnya adalah seorang juru tulis bernama Sastrotomo.… Read More »

Lama lama Terbiasa

Terkadang aku lupa kapan untuk memulai peran baru. Beranjak status dari gadis menjadi seorang istri. Kemudian naik tingkat menjadi seorang ibu. Namun aku tak pernah tau kapan aku siap menjadi seorang ibu. Namun kini peran itu tengah aku lakoni. Peran terbesar sebagai seorang perempuan. Tiada lagi waktu huru hara, suka suka semaunya, menikmati drama korea ala anak muda,… Read More »

Menyederhanakan

Awalnya ku pikir mengajukan kesempurnaan adalah cara terbaik dalam menentukan sebuah pilihan. Tidak salah bukan? Siapapun pasti inginkan yang terbaik didalam kehidupan apa lagi kalau sudah menyangkut masa depan. Entah itu pendidikan, pekerjaan, termasuk juga pernikahan. Lembar pilihan itu bertebangan didepan mata. Bingung adalah sebuah kata yang ingin ku ungkapkan, Namun tetap saja hati hanya boleh berlabuh pada… Read More »

Mengenal Pendidikan Berbasis Fitrah

Mengenal Pendidikan berbasis Fitrah (Introduction of Fitrah based Education) Allah SWT menciptakan manusia dimulai dari menyempurnakan jasad manusia sejak dari saripati tanah, lalu menjadi mani bertemu dengan telur, menjadi nutfah, alaqoh, mudghoh dstnya lalu sampai 40 hari yang ketiga di dalam rahiem dan menjadi sempurna. Kemudian ketika sempurna itulah ditiupkan ruh oleh Allah SWT. Pertemuan jasad dan ruh… Read More »