Category Archives: Wonderful Journeys

Ayah yang Durhaka

Benar memang, istilah orang tua durhaka selalu hanya disematkan kepada ibu, ibu yang dianggap paling bertanggung jawab terhadap baik buruknya seorang anak, ibu pula yang selalu disalahkan ketika terjadi sesuatu dengan anak, hanya karena ibu yang banyak membersamai anaknya, Padahal, Islam juga mengenal ayah durhaka, istilah terminologi yang disampaikan Umar bin Kahttab ini ketika beliau didatangi oleh seorang… Read More »

Perempuan dan Al Quran

Segala Puji bagi Allah yang telah memuliakan perempuan, sehingga menjadikan surga berada ditelapak kakinya, dan yang telah menjadikan perempuan sebaik-baik perhiasan, sebagaimana di riwayatkan Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim no. 1467). Bacalah Al-Quran, karena sesungguhnya pada… Read More »

Perempuan Negarawan dalam Financial Freedom

Ketika membahas kebebasan finansial, kisah yang familiar yaitu kisah ember dan pipa yang pada intinya menimba air dengan ember dapat kita lakukan sejak usia muda tanpa harus menunggu waktu lama untuk mendapatkan air, namun ember hanya mampu menampung dengan kapasitas yang terbatas dan waktu serta tenaga kita terkuras setiap hari tanpa membangun visi masa depan. Sedangkan pipa dapat… Read More »

Mengapa Harus Kartini?

perempuan yang Melampaui Jamannya Ibnu Khaldun dalam Kitab Mukaddimahnya menyampaikan, seorang pemimpin tidak boleh terlalu jauh melampaui jamannya, karena pemimpin tersebut akan hancur tergilas oleh arus jaman yang deras. Kartini adalah sebuah fenomena yang muncul diakhir abad ke-19. Kemunculannya dengan cita-cita dan pemikiran yang jauh melampaui kondisi masyarakat jawa ketika itu. Maka dari itulah tak banyak ditemukan produk… Read More »

Perempuan dan Dakwah

Suatu ketika Muhammad Rasulullah mengatakan bahwa “Wanita adalah tiang Negara !”. Hancur atau majunya suatu Negara tergantung bagaimana kondisi perempuan yang ada di dalamnya. Seorang penyair bahkan mengatakan bahwa seorang ibu ibarat sekolah, apabila kamu siapkan dengan baik. Berarti kamu menyiapkan satu bangsa yang harum namanya. Begitu juga, orang-orang bijak banyak yang mengaitkan keberhasilan para tokoh dan pemimpin… Read More »

Perempuan dan Pendidikan

Ibu adalah madrasah pertama, mungkin kita tidak asing dengan kalimat tersebut. Ibu dan Pendidikan, memang tidak bisa dilepaskan. Salah satu peran yang menjadi kewajiban bagi seorang perempuan adalah mendidik. Jika rumah diibaratkan sekolah, maka kepala sekolah adalah ayah dan ibu adalah gurunya. Namun peran teknis terbesar ada pada ibu. Pendidikan yang diberikan kepada anak sebenarnya bukan dilakukan setelah… Read More »

Tentang Menjadi Suami

Menjadi seorang suami bukan berarti menjadi seorang jenderal yang bila memerintah harus dipatuhi, ditakuti dan dikhawatirkan kedatangannya, yang harus terlihat keras. Tapi bukan pula yang tunduk pada semua kemauan istrinya, plin plan tak punya pendirian, tak bisa mengambil keputusan dan terlihat lemah tak punya wibawa. Menjadi suami adalah diantara keduanya, agar dihormati dan mendapatkan tempat bernilai di hati… Read More »

Perempuan di Balik Soekarno

Jika kita jeli melihat secara luas proses kepemimpinan seseorang pastilah ada orang-orang yang support dibelakangnya. Sebagaimana sejak jaman dulu sampai jaman now peran perempuan baik secara langsung maupun tidak, Baik secara kasat mata maupun tersembunyi, harus mampu kita ukur sebagai bentuk perwajahan sejarah yang nyata. Sebagaimana saat ini kita membahas Inggit Garnasih. Ia di lahirkan di Kabupaten Bandung,… Read More »

Perempuan dan Pergerakan

Membicarakan perempuan dan gerakan memang menarik, apalagi sejak dahulu, sejarah telah merekam bagaimana jejak perempuan dan gerakan itu sendiri. Dari jaman Rasulullah, kita akan senantiasa ingat bagaimana peran Khadijah R.A sebagai best supporting system perjuangan Nabi. kita juga akan senantiasa ingat bagaimana peran Asma’ binti abu bakar yang rela hamil tua naik gunung demi mengantarkan logistik untuk nabi… Read More »

Mendekat lah

Ada cinta di antara keduanya. Ada rindu yang mulai tidak terkira. Entah pertemuan tapi kami tak harapkan perpisahan. Biarlah tabir rahasia mendekatkan padanya tatap akan datangnya sang penerus.  Kami rindu akan hadir mu. Kami menanti kedatangan mu. Antara Ramadhan dan kelahiran, ada engkau yang kami selipkan dalam harapan wahai sang pewaris peradaban.

Berbuat Baik Itu Seperti Bercocok Tanam

Berbuat baik itu ibarat seperti menanam pohon. Setiap engkau berbuat baik maka satu bibit telah engkau tanam. Saat engkau berbuat baik yang lain, satu bibit lagi engkau tanam. Begitulah seterusnya. Anggap saja engkau seorang petani. Engkau disediakan sebuah kebun luasnya tidak terbatas. Setiap engkau berbuat baik, engkau tanam satu bibit pohon jeruk di kebun itu. Begitulah seterusnya, setiap… Read More »