MENGHARAP BALASAN KEBAIKAN ORANG ?

Pernahkah engkau mengalami saat engkau berbuat baik kepada orang lain tapi yang engkau dapatkan sebaliknya perbuatan baikmu dibalas dengan perbuatan jahat. Lalu engkau bersedih, sakit hati, jengkel bahkan mengungkit-ungkit perbuatan baik yang pernah engkau lakukan. Lho kenapa mesti sedih, sakit hati, jengkel apalagi mengungkit-ungkit. Lalu engkau jawab, ya iyalah sayakan sudah berbuat baik kepadanya, seperti halnya pepatah air susu dibalas dengan air tuba. Begitulah kira-kira.
Rasa jengkel dan sedih, memang manusiawi kok tapi jangan lama-lama. Belajarlah untuk melupakan. Ingatlah Firman Allah SWT ini “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri,……”(QS. Al Isra : 7). Jadi saat engkau berbuat baik itu untuk dirimu sendiri. Jadi saat engkau melakukan perbuatan baik tidak perlu mengharapkan balasan dari orang lain. Saat perbuatan baikmu dibalas dengan keburukan ya tidak apa-apa, bukankah niatmu berbuat baik untuk mengharap ridho Allah semata, mengharapkan kasih sayang-Nya bukan mengharapkan keridhoan makhluk Allah. Engkau juga tidak bisa menjamin orang-orang yang telah engkau berbuat baik kepadanya akan juga membalas kebaikan kepada dirimu. Jadi kalau ada orang yang melupakan kebaikanmu bahkan berbuat buruk kepadamu, itu wajar kok, itu normal. Kalau berbuat baik itu, pastikan niatmu sudah lurus hanya mengharapkan keridhoan Allah semata. Fokuslah untuk terus memperbanyak berbuat baik. Jangan pikirin hasilnya, balasannya, jangan diingat dan diungkit-ungkit. Kasihan dirimu saat perbuatan baikmu hanya bernilai nol dihadapan Tuhan. Teruslah berbuat baik lagi dan lagi hingga kebunmu tertanam banyak pohon yang berbuah lebat. Jadi saat engkau berbuat baik kepada orang lain lalu dibalas perbuatan tidak baik, ya tidak apa-apa. Itu biasa saja. Insha Allah jika tujuanmu hanya mengharapkan keridhoan Allah yang berbuah pahala bukan keridhoan makhluk maka engkau tidak terpengaruh. Satu lagi, menolong orang lain itu nikmat dan menentramkan.

Leave a Comment