Tak Hanya Sekedar Guyonan

“Bersabar ini ujian”

Segelintir terkadang ada benarnya. Celotehan yang berakhir padanya candaan membuat dakwah itu mengalir apa adanya. Tak perlu bergelar ustadz atau ustadzah yang menyampaikan. Pelakon lawakan pun bisa menyampaikan dari sudut guyonan.

Namun lagi lagi semua tidaklah serenyah pelafalannya. Karena sabar dalam ujian adalah rututan dari tak kekalnya kehidupan. Datang pergi datang pergi, dan begitulah seterusnya, karena Tuhan pun telah berjanji bahwa kesabaran yang identik dengan ujian akan mendatangi silih berganti, akan datang dan terus kembali sampai zaman ini segera berganti dan berhenti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *