Blog Single

13 Agu

Say Hi to Mas-Alah

Ada rasa yang memilih untuk biasa saja.

Ada rasa yang menjelma menjadi istimewa.

Bawaan rasa tak pernah mau dicoba coba.
Tentang terlahir bahagia, atau pilu dengan sengsara adalah dua hal yang akan terus berputar ibaratkan roda. “Kalau tak di atas ya berarti hidup harus berada di bawah”. Tak ada yang salah di dalam perputarannya. Hanya saja kita yang sering kilap akan mata, lupa arah dalam melangkah, dan begitu pongah dalam menjalaninya.

Kita tak suka berada di bawah, namun terlena dengan atas dan seisinya. “Picik memang ulah kita manusia”. Ujian hidup banyak ragamnya. Ada suka dan juga duka. Ada tawa dan air mata. Ada bahagia lengkap dengan sedih pelipur laranya. “Belum lah seorang hamba dikatakan beriman jika ia tak pernah mendapatkan banyak ujian”. Sebut saja ia masalah, datang tiba tiba pun selesai ala ala abdakadabra… cliiiink… hilang. 🙂

Hehe

Ya enggak lah, tak semudah itu ia menghilang, tapi tenang ia tau bagaimana caranya untuk pulang.

Menghamba padaNya, tiap pinta ikhlaskan hanya untukNya, harap labuhkan atas namaNya, dan muara semua rasa pusatkan untuk Dia semata. Insya Allah, Dia jawab segala pinta, Dia dengar segala rintih, dan dia peluk ringkihnya hamba.

Untuk mu Dia ada, dalam dekap berselimut doa. Iya…iya Dia 🙂

Terimakasih Rabb, atas semua jawab atas tanya.

#catatanharianistri

Related Posts

Leave A Comment