Salam kepada manusia Kota

Orang-orang kota kenapa berlalu begitu saja?
Membuang pagi lewat cerobong kendaraan yang dipanaskan
Melalaikan denting cangkir kopi dapur mengepul harum
Berkejaran dengan kertas2 tertumpuk di kotak kehidupan
Apa mereka lupa bila ada kita diujung gang?
Perempuan Kumal di emper toko tengah menyenandungkan hujan
Mereka tergelak melihat senyum yang setengah pura-pura
Pada bibir manusia pekerja
Aku pikir hidup tak hanya uang sahaja
Ada puisi, ada kopi, ada duduk yang menghabiskan ujung kretek
Hiduplah kau jadi manusia!
Bukan sapi yang dicocok hidungnya oleh kuasa tirani yang banyak dusta.

Leave a Comment