SAAT LANGIT SEDIH, AKU BAHAGIA

**

Saat langit sedang menangis
Aku terjebak dalam pahitnya kopi
Menemani meja dan kursi
Hingga kau datang menghancurkan sepiku

“Boleh aku duduk di sini?” katamu
Aku tak sanggup berkata-kata
Hanya senyum dan anggukan yang mewakili
Entah kenapa, aku menjadi bisu di depanmu

Cerita demi cerita pun dimulai
Langit yang sedang sedih di luar sana
Tak seperti hatiku yang sedang bahagia
Karena ada dirimu di mataku

Leave a Comment