Rindu

Menyapa kerinduan
dalam bait do’a yang dipanjatkan
Membunuh sepi
dikala sesaknya rindu tak terbendung lagi
Tegar diri tawa canda
memang tampak dimata
Namun hati yang selalu merindu
siapa tahu…

Rindu…
Kau mengiris kalbu..
Mengusik ketenanganku..
Menyakiti bathinku..
Terbayang semu wajahmu…tergurat hanya sebatas rindu..

Rindu…
Diurai kata-kata, tak cukup untuk mengungkapkannya…
Didendangkan suara saja, tak mampu menghapusnya..
Kuingin berujar kata mendengar suara bertatap muka, hanya antara kita….

Hai hujan…..
Tak terhitung rintik air yang kau jatuhkan..
Semakin melengkapi kerinduan..
Kerinduanku hanya terbatas pada hati menjerit-jerit tak karuan

Leave a Comment