Kamu dan Cintamu

Cintamu satu
Cinta tanah air
Apa arti cinta bagimu
Apa arti aku bagimu
Dan apa arti kami bagimu
Apa pula arti negeri ini bagimu
Kamu berkata kamu cinta
Saat mentari keuar dari persembunyian
Kau coba tampakkan bahwa kau lebih dulu menjajahi alam
Mencoba kau buktikan sebuah kesetiaan
Pada negeri yang pernah kau berjanji untuk mu mengabdi
Apa arti sebuah kesetiaan tanpa pengorbanan
Coba kau bangun kepercaayan itu,
Tak peduli remuk raga dan jiwamu,
Pun tak ada lagi siang dan malam yang dulu berkawan
Habis sudah, raga kini di tanah
aku tinggal sejarah,
Cintamu 2
Kutanya lagi, dimana cintamu
Saat masalah tak jua berpeling
Mendampingi, walau ajal sudah menghampiri
Apa yang salah dengan tanah ini
mungkin karna kau terlalu mudah dipermainkan generasi
atau kau terlalu lalai tak tahu bahwa wabah telah melanda negeri ini
dimana cintamu? kau katakan akan melahirkan anak untuk kita
dimana anak kita?
Dulu kau gadang-gadang akan membawa perubahan di tanah ini. Lihatlah !
sekarang kawan telah menjadi lawan, gunung menjulang kini mulai mendatar
Tergerus tangan para anak adam, tapi dia dimana?
Cintamu 3
Kutanya lagi dimana cintamu
Semua mulai menjerit di tanah ini
Meminta sesuatu yang tak pernah kumiliki
Tapi anakmu hanya diam tak bergeming, seolah dia mati
Apa ini anak yang kau gadang-gadang
Dia hanya sibuk dengan pencitraan diri
Berbicara seolah dia seorang politisi
Mengkritisi, tanpa memberi sebuah solusi
Dimana para pemuda pejuang yang dulu digadang-gadang
Jika hanya seorang pecundang, aku malu mengatakan dia seorang pejuang
Tanah ini butuh penghijauan bukan omongan tanpa pembuktian.
Bangunlah, berhentilah bersembunyi diantara bualan
Jika kau masih merasa anak tanah ini. Atau,
Pergilah jangan kau usik sakit kami.

Leave a Comment