Rahasia Kemenangan Dalam QS. Al Fath

Dalam sejarah islam, betapa banyak kelompok kecil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah. Atau juga yang bertubuh besar kekar dan kuat dikalahkan oleh yang berbadan kecil. Contoh : Dawud yang digambarkan bertubuh kecil mengalahkan Jalut yang besar. Pasukan muslim menang dalam Perang Badar yang jumlahnya 1/3 dari pasukan musuh. Apa rahasianya? Berikut saya kasih tahu secara gratis rahasia menjadi pemenang versi QS. Al Fath. Silakan dicaritahu sendiri ayat yang saya maksud, karena akan makin panjang kalau saya tulis ayatnya juga.

 

1. Ketenangan hati

Banyak dari peserta yang was-was kalau nanti mereka kalah, kalau nanti lawannya tangguh-tangguh, merasa tidak jago, dll sehingga hati mereka tidak tenang yang berakibat ketika turgul gerakan jadi kacau dan power lebih lemah dari seharusnya. Padahal kita bisa mengalahkan lawan yang lebih tangguh dari kita jika kita fokus. Dengan fokus dan teknik yang benar, kita bisa membaca lawan dan memanfaatkan kelemahan lawan.

 

2. Komitmen untuk selalu berada di jalan para pejuang

Dalam hal beladiri, komitmen berarti berlatih secara rutin. Tidak terputus gara-gara libur panjang sekolah, gara-gara gurunya cuti hamil, gara-gara menikah dan sibuk bekerja. Apalagi latihannya mendadak rajin pas udah mepet Exhibisi -_- . Sebagaimana disebut dalam Kitab Zhodam bahwa hendaklah kita berlatih setiap hari agar menghasilkan daht (kekuatan dari dalam diri). Kekuatan ada di setiap kesabaran dalam seribu pukulan. Kata guru saya, mereka yang berbakat akan dikalahkan oleh mereka yang rajin latihan. Kalau kamu lihat ada temanmu jago banget beladiri, coba tanya seperti apa latihannya? Pasti lebih rajin daripada kamu ;p

 

3. Istiqamah dalam ketaatan dan taqwa

Pernah denger tidak kalo tentara Israel yang latihan militernya keras, senjatanya lengkap, ternyata di camp nya banyak minuman keras, sex bebas, dan tentaranya banyak yang stress berat. Gitu-gitu mereka takut luar biasa dengan anak-anak Palestina yang pegang batu dan tidak punya waktu latihan. Modal rakyat Palestina hingga tidak pernah berhasil dikalahkan Israel adalah ketaatan pada Allah dan taqwa. Pada orang-orang model beginilah pertolongan Allah datang. Pada orang-orang seperti mereka Allah beri ketenangan hati dan keberanian. Bagi orang-orang bertaqwa itulah kemenangan berpihak.

 

4. Tidak merasa takut

Hasil dari hati yang tidak tenang membuat kita takut dengan lawan yang tangguh, hasilnya kita benar-benar kalah. Perlu diingat, lawan bisa saja lebih kuat dari kita. Bisa saja lebih tinggi dari kita. Tapi dia tetap manusia. Dan semua manusia punya kelemahan. Tugas kita hanyalah temukan kelemahan lawan, ambil kesempatan setiap dia lengah, setiap serangan harus yang terbaik. Tak ada waktu untuk takut.

 

5. Bersikap keras terhadap orang kafir, berkasih sayang terhadap orang mukmin

Para pemenang adalah mereka yang tahu tipe seperti apa lawannya dan seperti apa dia harus bersikap pada lawannya. Dengan lawan yang jago nendang, dengan lawan yang asal mukul banyak tapi tak beraturan, dengan lawan yang emosian, ada strategi berbeda untuk tipe orang yang berbeda. Ini adalah teknik membaca lawan. Biarkan lawan yang menyerang duluan. Dari cara lawan menatap, kuda-kuda, dan gerakan-gerakan awal, kita akan tahu tipe lawan kita.

 

6. Ibadah dengan mengharap ridho Allah

Pada akhirnya kemenangan adalah hasil pertolongan Allah. Surat yang menceritakan tentang kemenangan kaum muslimin merebut Mekkah dan rakyatnya berbondong-bondong memeluk islam, bukanlah bernama Al Falah (Kemenangan) atau Al Fath. Melainkan An-Nasr (Pertolongan). Dan kata “Pertolongan” disebut terlebih dahulu sebelum “Kemenangan” : “Jika datang pertolongan Allah dan kemenangan” (QS. An-Nasr :1). Menujukkan bahwa semua kemenangan yang kita peroleh adalah pertolongan dari Allah. Surat Al-Fath sendiri meski berjudul kemenangan, isinya sangat tegas menunjukkan Allah yang memberi kemenangan sebagai hadiah dari ketaatan. Maka jika nanti kalian memenangkan Exhibisi, tak perlu terlalu berbangga dengan apa yang Allah berikan. Tak perlu terlalu gembira dengan apa yang Allah takdirkan. Melainkan bersyukurlah dengan memuji Tuhanmu. Semoga kelak kalian menjadi para perebut kemenangan islam, sebagaimana kini kalian saling merebut kemenangan di Exhibisi.

 

“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang2 yang khusyuk, (yaitu) mereka yang yakin bahwa akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS. Al Baqarah : 45-46)

 

Wallahu ‘alam

Leave a Comment