Perspektif Peserta Program JKN-KIS BPJS Kesehatan

“Tidak ada yang lebih kaya dari orang-orang yang sehat dan terus berdaya.”

Bahkan, lebih dari sekadar persoalan materi, mekanisme JKN-KIS dari BPJS Kesehatan juga memberi saya tiga pelajaran berharga tentang pelayanan kesehatan.

Pertama, tidak harus mahal untuk mendapatkan manfaat yang optimal. 

Kedua, tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit maupun puskesmas, sama-sama memiliki dedikasi dan kepekaan tinggi dalam menjalankan tugas.

 

1. Pelayanan tanpa batasan

 

2. Meretas prioritas

 

3. Asas tolong-menolong

 

4. Asuransi keberkahan

 

5. Peduli dan rasa memiliki

 

6. Perbaikan berkelanjutan

 

Tiga penghargaan juga menyebutkan secara khusus terkait implementasi manajemen risiko sesuai panduan ISSA, optimalisasi program melalui kader JKN, dan aplikasi mobile JKN.

 

7. Fokus pada kepuasan peserta

ada pula aplikasi mobile JKN, untuk menyelesaikan beragam urusan administrasi JKN-KIS hanya dalam genggaman. Kalau bisa mudah, kenapa pula memilih susah, kan.

Bagaimana? Dengan maslahat yang melimpah dan perbaikan berkelanjutan pada setiap celah, BPJS Kesehatan tentu layak mendapat apresiasi dan dukungan evaluasi dari seluruh masyarakat Indonesia.

Maka, untuk mendapatkan manfaat program JKN-KIS yang optimal, jangan sampai salah fokus.

Tetaplah kritis, tapi jangan lupa tersenyum manis! 🙂

Salam sehat, penuh semangat.

8 pemikiran pada “Perspektif Peserta Program JKN-KIS BPJS Kesehatan”

Tinggalkan komentar