Category Archives: Parenting Nabawiyyah

Ibu dan Parenting : Cara Mendidik Anak

Setiap ibu punya caranya sendiri untuk mendidik anaknya. Kadang meskipun anak sendiri, beda anak beda cara mendidiknya, ya kan? Karena memang Allah ciptakan manusia dengan keunikannya masing-masing. Tidaklah sama antara 1 ibu dengan ibu lainnya. Pahamilah, meskipun cara mendidiknya mirip belum tentu hasilnya sama. Kita tidak bisa memaksakan diri supaya seperti si ibu A yang menurut kita cara… Read More »

Jika ada Kerusakan pada Anak, Ayah yang jadi Penyebabnya

Di dalam buku “Dialog orang tua dan anak di dalam Al-Qur’an Al-Karim dan Aplikasi pendidikannya” karya Sarah binti Halil bin Dakhilallah al-Muthiri menyebutkan Al-Qur’an memuat 17 dialog tentang pengasuhan anak, 14 diantara dialog Ayah dan Anak, seperti Ibrahim dengan Ismail, Ya’kub dengan Yusuf, Su’aib dengan anak perempuannya, dll Ayah lah yang menjadi dominan pendidikan anak dalam keluarga, kalau… Read More »

Kisah Dua Anak Adam

“Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, “Sungguh, aku pasti membunuhmu!” Doa (Habil) berkata, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa.”” (Q.S Al-Ma’idah : 27) Ini adalah kisah… Read More »

Kaum Ibu dan Pembentukan Karakter Generasi Pemimpin

Tersanjunglah wahai perempuan karena Allah telah memuliakan perempuan dengan hak penghormatan yang lebih dibandingkan seorang Ayah. Sebegitu besar dan mulianya kedudukan seorang Ibu hingga Nabi dalam sebuah hadist mengulangnya sebanyak tiga kali sedangkan Ayah hanya sekali. Dari Abu Hurairah ra., beliau berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti… Read More »

Mengenal Pendidikan Berbasis Fitrah

Mengenal Pendidikan berbasis Fitrah (Introduction of Fitrah based Education) Allah SWT menciptakan manusia dimulai dari menyempurnakan jasad manusia sejak dari saripati tanah, lalu menjadi mani bertemu dengan telur, menjadi nutfah, alaqoh, mudghoh dstnya lalu sampai 40 hari yang ketiga di dalam rahiem dan menjadi sempurna. Kemudian ketika sempurna itulah ditiupkan ruh oleh Allah SWT. Pertemuan jasad dan ruh… Read More »