Palestina yang Terlupakan

Palestina, kami berusaha tidak melupakan. Mengingat Palestina, memanggil setiap hati untuk memahami mengapa negeri ini begitu istimewa.

Kita mungkin belum pernah tahu.
bagaimana rasanya hidup dengan suara bom & tank tanpa henti,
bagaimana rasanya tiba-tiba para tentara “penjajah” masuk ke dalam rumah di tengah malam, lalu dengan kasar menginterogasi, merusak, memaksa mengakui sesuatu yang tidak benar, bahkan membunuh tanpa alasan

Sudahkah kalian melihat berita beberapa hari belakangan?
Ketika akhirnya negara yang (merasa) berkuasa itu benar-benar memindahkan kedutaannya.
Lalu banyak saudara muslim kita yang berjuang di garis terdepan untuk mempertahankan Al-Quds.
Bahkan sebagian tak bersenjata karena mereka warga sipil.

Lalu apa yang tentara-tentara itu lakukan?
Mereka menembak dan berlaku sangat kasar pada saudara-saudara kita.
Puluhan korban meninggal, termasuk seorang bayi kecil
Semoga Allah menyiapkan istana-istana yang indah di surga-Nya untuk mereka.

Apa yang bisa kita lakukan di sini?
Berdo’a!
Doa adalah senjata terkuat umat Islam.
Ingatkan diri tentang keutamaan kota suci tersebut. Bangun ikatan hati dengan saudara-saudara di sana.

Palestina, kami berusaha tidak melupakanmu

Melihat berita terkini keadaan Palestina membuatku membaca ulang buku ini.

Palestina, mujahidmu berhasil membuatku untuk ingat kembali betapa perjuangan saudara muslim di sana adalah ujian dari Allah. Tiket mereka untuk ke surga-Nya.

Palestina (Arab: فلسطىن ) adalah negeri para nabi dan rasul.
Di antara sekian banyak nabi yang pernah singgah & tinggal di Palestina adalah Nabi Ibrahim (kekasih Allah sekaligus bapak para nabi). Jadi teringat saat menyimak lecture Ustadz Nouman Ali Khan di masjid Istiqlal, bukankah beliau mengingatkan kita untuk terhubung dengan nabi Nabi Ibrahim?

Karena ketika kita terhubung dengan Nabi Ibrahim (mempelajari kisahnya & mengambil pelajaran darinya) itu artinya kita terhubung dengan Qur’an.

“Semua yang Allah ciptakan pada dasarnya terhubung.” -NAK-

Bagian yang membuatku tertegun adalah melihat foto-foto yang menunjukkan betapa suburnya Palestina!

Buah-buahan & sayur-sayuran tampak segar dan melimpah di tengah-tengah wilayah yang didominasi tanah berbatu, pasir, & gurun. Sungguh negeri yg diberkahi-Nya!

Pesan dari saudara kita di sana:
“Datanglah kepada kami & doakan kami! Kami tidak membutuhkan uang kalian, tetapi kami butuh kunjungan & doa kalian agar Allah memenangkan kami & menghentikan penjajahan ini.”

Aah jadi semakin rindu Palestina

Tinggalkan Balasan