Pengalaman Pertama menjadi calon orang tua.
Pos

Suatu hari suami bertanya, sudah menuliskah hari ini? (Karena kita memang mempunyai komitmen, sehari satu lembar). Belum kak, kondisi masih lemah ujur ku. Menulislah tentang kondisi mu pun boleh juga, setidaknya nanti untuk pengalaman ke dua, ke tiga, dan seterusnya … Read More

Pahlawan yang sejati
Pos

Momentum penanggalan membuat sejarahnya tersendiri. Terkhusus hari ini temanya adalah pahlawan yang sejati. Sebut saja ia Ibu, dimuliakan tiga tingkat dari seorang ayah. Sebelumnya hanya perkara membaca memaknai maknanya, belumlah paham akan arti yang sesungguhnya, kenapa begitu mulia barang posisinya. … Read More

Menduakan Hati
Pos

Nikmat pertama yang Tuhan beri adalah Islam dengan segala keindahannya. Nikmat kedua yang Tuhan titipkan adalah keluarga yang tiada tandingannya. Nikmat ketiga yang Tuhan segerakan adalah suami yang sholeh lagi amanah. Nikmat keempat yang Tuhan percayakan adalah kamu yang akan … Read More

Definisi Dunia
Pos

Manusia terlalu sibuk mencari arti dari sebuah definisi. Mencari apa yang tak pernah dimiliki, sampai habis kesempatannya di dunia ini. Katanya demi sesuap nasi, tapi keserakahan hakiki membuat banyak yang lupa diri. Katanya demi status di mata kolega, sampai lupa … Read More

Saat Ia tak Searah
Pos

Tuhan punya rencana. Pun manusia bisa berencana. Permasalahannya adalah saat perencanaan manusia tidak bertemu dengan rencananya Sang Kuasa. Disana lah posisi pembeda dari seoarang hamba dalam menghadap padaNya pencipta. Di sanalah status sosial sebenarnya harus dipertegaskan. Dalam bentuk penghambaan dan … Read More

Alur Balik Rencana Tuhan
Pos

Apa yang engkau dapat dari sebuah kehadiran? Jawabannya adalah pengalaman yang tak akan terlupakan. Mana tahu ia adalah pembuka darinya jalan. Karena kita tidak pernah tahu alur balik rencana Tuhan. Bukan begitu? 

Tak Hanya Sekedar Guyonan
Pos

“Bersabar ini ujian” Segelintir terkadang ada benarnya. Celotehan yang berakhir padanya candaan membuat dakwah itu mengalir apa adanya. Tak perlu bergelar ustadz atau ustadzah yang menyampaikan. Pelakon lawakan pun bisa menyampaikan dari sudut guyonan. Namun lagi lagi semua tidaklah serenyah … Read More