Tak sekedar komitmen

Pernikahan bukan sebatas berjuang untuk berkomitmen. artinya bukan hanya berjanji kepada Si Wali melainkan berjanji dan bersumpah pada Allah Ta’ala. Untuk taat, semakin taat, terus taat padaNya wasilah ibadah terlama dalam syariat islam, pernikahan suci.

Komitmen dalam ‘aqad nikah, sudah seharusnya berlanjut pada konsekwensi tindakan saat menjalankan pernikahan. Sebagai bentuk pertanggung jawaban atas komitmen yg telah diikrarkan.

Konsekwensi atas komitmen pernikahan harus berlanjut pada konsistensi pelaksanaan hingga tercapainya cita-cita tertinggi sakinah, mawadah, rahmah, dakwah, dan barakah.

Ingatlah……….
Saat anda NIKAH dulu

Pernikahan adalah moment yg paling anda rindu, bukan hanya dirindu namun juga diperjuangkan mati-matian. Bahkan di awal menerima nikmat/amanah pernikahan, anda selalu berdua mendambakan pernikahan sehidup sesurga bukan hanya sehidup semati.

Teruslah ingat saudaraku…….

Komitmen pernikahan melalui aqad nikah merupakan pintu berkah untuk melanjutkannya pada konsekwensi dan konsistensi pelaksanaan pernikahan.

Sebab, dalam pernikahan hanya menyempurnakan separuh nasib Agamamu dan teruslah bertaqwa kemudian di separuh sisa nasib Agamamu.

إذا تزوج العبد فقد استكمل نصف الدين فليتق الله في النصف الباقي

Ketika seorang hamba menikah, berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya. Maka bertaqwalah kepada Allah pada setengah sisanya.

Bertekadlah untuk merangkai anugrah komitmenmu dengan konsekwensi dan konsistensi. Agar pernikahanmu berbuah surga dunia dan akherat.

Leave a Comment