Cara Mengukur Kebaikan si Dia

Saya sering mendapat pertanyaan seputar apa kriteria orang yang memiliki budi pekerti. Karena seringkali meskipun sudah terlihat beribadah dengan taat, namun pengamalan dalam hubungan sesame manusia, terutama penghormatan terhadap lawan jenis kurang meyakinkan.

Yang pertama adalah keramahan terhadap orang lain. Dalam hal ini, cara pertama untuk menilai biasanya dalam menghadapi anak kecil. Alasannya, anak kecil banyak maunya, dan tidak semua orang mampu meladeninya. Biasanya yang bersikap santun terhadap anak kecil akan memiliki sifat ramah.

Kemudian lihatlah caranya menghadapi orang yang lebih tua darinya. Banyak lho anak muda zaman sekarang memperlakukan orang tua seperti mainan, tidak menolong justru meledek, bahkan mempermainkan. Laki-laki atau perempuan yang seperti ini lebih baik ditinggalkan. Sebab memperlakukan orang yang lebih tua darinya akan menjadi ukuran bagaimana ia memperlakukan orang tuanya sendiri yang terkadang sudah renta.

Kedua, orang yang berada di sekitarnya merasa sangat nyaman. Mengukur ini bisa dengan melihat bagaimana ia bergaul dengan teman-temannya, atau Anda sendiri yang merasakannya. Kenyamanan didapatkan ketika Anda tidak merasa terusik dengan sikap dan perkataan yang tidak baik. Ada kan orang yang tiba-tiba belum kenal tau-tau sudah katakan, “Bulu matamu kok gitu ya…”

Namun demikian, terkadang memang kalau sudah ada cinta, semua terlihat ramah dan nyaman. Ingat, dalam mencintai boleh saja Anda bertindak sebagai pecinta buta. Tapi kalau sudah berpikir memiliki, Anda harus bersikap seobjektif mungkin dengan menerima pertimbangan dari orang-orang di sekitar. Berani Anda bertanya apakah orang-orang nyaman bersamanya? Semua bergantung Anda.

Leave a Comment