Cara Agar Anak Perempuan Dekat Ayahnya

Dewasa ini kasus hamil di luar nikah tidak bisa lagi dihitung dengan jari. Kota Yogyakarta saja, data yang hamil di luar nikah sungguh mencengangkan. Di kota Yogyakarta 228 kasus hamil di luar nikah, Sleman 219 kasus, Gunungkidul 148 kasus, Kulon Progo 105 kasus, dan Bantul ada 276 kasus. Data ini diambil dari Dinas Kesehatan berdasarkan jumlah pelajar yang melakukan persalinan di tahun 2015.

Bila dilihat dari buku Ayah milik Misbahul Huda, salah satu faktor besarnya adalah anak perempuan kehilangan sosok Ayah. Padahal naluri perempuan mendapatkan perlindungan dari seorang laki-laki. Seharusnya Ayah hadir pada anak itu sejak menginjak usia remaja. Tapi kenyataan terjadi sebaliknya. Saat ini justru Ayah seolah benar-benar menghilang. Berangkat sebelum anak bangun, dan pulang setelah anak tidur. Sehingga anak perempuan mendambakan sosok laki-laki di luar rumah.

Sebagai orangtua hal ini tidak bisa Anda biarkan begitu saja. Justru semakin dibiarkan, ancaman pergaulan bebas kepada anak perempuan menjadi semakin besar. Masalah utama mereka sesungguhnya adalah absennya teman dekat di rumah. Sehingga mereka mencari teman dekat di luar rumah. Masalahnya, jika perempuan mendapatkan teman yang tidak baik, maka kemungkinan menjadi terpengaruh cukup besar. Perempuan cenderung menjadi objek dalam pergaulan. Salah satu cara adalah ayah harus lebih mendekat kepada anaknya. Jangan dibalik, anak harus mendekat pada ayah. Pada saat seperti ini ayah harus mendekat pada anak.

Ayah dalam keluarga memiliki tanggung jawab dalam wilayah privat. Seperti sebagai pendidik, sebagai pelindung, juga sebagai hakim. Masalahnya, ketiga peran utama ini tidak akan berfungsi jika seorang ayah mengabaikan peran yang terakhir tapi paling penting, yaitu sebagai sahabat. Ya, sahabat utama bagi anak-anak remaja, terutama perempuan. Dengan demikian anak perempuan tidak membutuhkan laki-laki lain di luar rumah.

Sebagai seorang sahabat dari anak sendiri, berarti seorang ayah harus siap menjadi tempat curhat yang utama, juga harus memahami benar karakter anaknya sendiri. Harus menyelami dunia mereka, hobinya, kesukaannya, sehingga apa yang menjadi keluhan sudah dipahami solusinya. Tanda Anda dekat dengan seorang anak sederhana, Anda bisa membedakan suasana anak itu sedang senang, sedih, atau bahkan sedang kecewa.

Maka tidak bisa dengan alasan mencari nafkah kemudian kedekatan dengan anak dihilangkan. Istilah zaman now harus punya quality time dengan anak. Mungkin satu minggu punya waktu hanya satu jam, tapi satu jam itulah digunakan benar-benar bersama anak tanpa ada handphone atau gangguan yang lain.

Waktu, itulah kunci sebagai seorang sahabat, meluangkan waktu sejenak saja untuk anak perempuannya. Sehingga mereka merasa ada yang perhatian di rumahnya sendiri. Mereka tak perlu mencari perhatian dari orang lain. Bahkan justru rindu pada ayahnya sendiri ketika Ayah tidak hadir dalam satu waktu tertentu.

Contoh sederhana dilakukan oleh Ayah saya. Dulu Ayah menyempatkan waktu bersama setiap hari sabtu dan minggu. Meskipun dua kakak saya di Tegal, dan saya di Pekalongan karena alasan tempat sekolah, tapi saya diajak Ayah untuk ke Tegal dan main bersama. Atau tetangga saya di Surabaya. Setiap hari Sabtu sore sudah bisa dipastikan diajak Ayah dan Ibunya untuk jalan-jalan bersama. Biasanya jam Sembilan malam baru kembali ke rumah.

Jenis kebersamaan bisa Anda pilih, yang jelas adalah memberikan waktu terbaik untuk anak perempuan adalah kunci utama kedekatan Ayah dengan anak. Jika tidak, jangan menyesal jika kemudian anak perempuan seakan hilang, karena dipanggil tidak pulang, ketika Anda datang dia justru pergi karena hanya diceramahi.

Leave a Comment