Bagaimana Cara Perempuan Memengaruhi Laki-laki

Secara natural, laki-laki sangat menyukai segala hal yang menunjukkan sifat maskulin, laki-laki banget. Contoh, laki-laki lebih menyukai motor sport daripada bebek, apalagi matic. Kalaupun harus matic cenderung yang bersifat garang. Begitu juga dengan mobil, laki-laki lebih menyukai mobil bernuansa macho, atau elegan. Tapi kenapa justru yang bersliweran di jalanan adalah mobil keluarga?

Satu hal yang tidak bisa diperdebatkan dalam diri wanita adalah besarnya pengaruh terhadap pasangannya. Keputusan-keputusan bisa dengan mudah diputarbalikkan dengan beragam pertimbangan dari wanita.

Dalam hal ini perempuan memiliki kelebihan dari banyak segi sehingga segala masukan sangat didengar. Pertama, suara wanita cenderung lembut. Hal ini ibarat angin, bila bertiup kencang menakutkan, tapi jika sepoi-sepoi dingin justru melenakan.

Kedua, wanita seringkali punya cara unik. Terkadang pesan yang sederhana, tapi disampaikan dengan cara luar biasa akan menghasilkan energi tambahan yang jauh lebih besar. Seperti sembari menyuguhkan kopi hangat, duduk di sebelahnya, baru disampaikan. Cara-cara ini membuat nyaman yang ada di dekatnya.

Ketiga, perempuan memiliki banyak alasan untuk meyakinkan. Dalam kasus membeli mobil, meski jumlah keluarga hanya empat, tapi wanita berpikir, “Kalau mobil keluarga, kita bisa ajak kakek dan nenek anak-anak,” atau alasan lainnya, “Barangkali kita dikaruniai anak lagi.”

Keempat, wanita tahu waktu terbaik untuk menyampaikan. Jika anak merengek meminta sesuatu tidak kenal waktu, tapi wanita jika membujuk sesuatu mengetahui waktu-waktu yang pas untuk menyampaikan. Sebelum tidur, di waktu tenang, pada akhirnya laki-laki berpikir jernih dan memikirkan kebenaran alasan.

Ada salah satu kisah yang mencerminkan betapa wanita bisa dengan mudah memengaruhi orang terdekatnya. Pada waktu perjanjian hudaibiyah dilaksanakan, para sahabat kecewa, begitu juga dengan rasul, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya, karena terkesan mengalah.

Akibat perjanjian tersebut naik haji diundurkan sampai tahun depan. Mereka harus kembali ke Madinah, pakaian ihram harus ditanggalkan dan dam (denda) karena tak jadi melakukan umrah harus dipotong. Rasul kemudian memerintahkan untuk memotong dam dan mencukur rambut. Tapi semuanya kelihatan enggan, bahkan Rasulullah nyaris marah.

Di saat inilah istri beliau memberikan bujukan halus yang memengaruhi sikap sang Rasul. Ummu Salamah menarik tangan Rasulullah ke dalam tenda dengan wajah yang tenang untuk meredakan kemarahan.

Tanpa ada unsur memarahi, Ummu Salamah, memegang tangan Rasulullah SAW dan berkata, “Janganlah engkau marah, ya Rasulullah! Engkau mulai saja sendiri. Segera sekarang juga engkau keluar, engkau gunting rambutmu, sembelih binatang dendaanmu, kemudian tanggalkan pakaian ihrammu dengan tidak usah bicara lagi!”

Rasulullah saw. Terpengaruh pula oleh perkataan istrinya itu. Beliau keluar dari khaimah, kemudian melakukan apa yang istri tercinta sampaikan. Efeknya semua orang yang melihat segera mengikuti perbuatan beliau, mencukur atau menggunting rambut, menyembelih, dan masing-masing menukar pakaian (Hamka: Buya Hamka Berbicara tentang Perempuan).

Hal ini menyadarkan jika perempuan-perempuan terbaik berada di sebuah rumah tangga, maka ada pengaruh-pengaruh positif yang akan diberikan. Sebaliknya, jika negatif, maka yang terjadi justru memberikan pengaruh negatif. Kaum hawa punya cara terbaik menyampaikan pada lawan jenisnya.

Inilah yang memahamkan salah satu peran sentral perempuan. Ia mungkin bukanlah sebagai kepala yang memutuskan untuk menghadap ke kanan atau ke kiri. Tapi ia merupakan leher yang memberikan pengaruh besar pada kepala itu. Jika kepala ingin ke kanan, tapi leher sedang sakit di sebelah kanan, maka kepala justru selalu menghadap ke kiri.

1 thought on “Bagaimana Cara Perempuan Memengaruhi Laki-laki

Leave a Comment