Muslimah Pendiri Universitas Pertama

Judul nya aja menarik nih, nah nama terkenal yang terkait dengan judul itu adalah Fatimah Al – Fihri. Siapa si dia ? Pada tahun 859 M, ada seorang Muslimah cerdas kaya lagi dermawan yaitu Fatimah Al – Fihri. Anak seorang saudagar nan sukses berasal dari Qayrawan (Tunisia) Muhammad Al – Fihri. Dari warisan kekayaan yang melimpah dari ayahnya itu Fatimah membangun masjid di kota Fez [Maroko]. Disisi lain saudaranya Maryam Al – Fihri juga ikut membantu dan menjadi sponsor utama dalam pembangunan Masjid Al – Andalus. Hal yang sangat menarik dan patut kita contoh dari mereka adalah meskipun berasal dari keturunan saudagar kaya, mereka memiliki kepedulian dan kepekaan sosial yang tinggi.

Pada saat proyek pembangunan majid itu dimulai, Fatimah nya sendiri berkomitmen untuk berpuasa setiap harinya hingga bangunan masjid itu berdiri tegak, wow kece ga tuh..? . Tak hanya itu, Fatimahnya juga mengawasi langsung proses pembangunan mulai dari pemilihan lokasi hingga masalah arsitekturnya.

Dua tahun kemudian, pada tahun 861 M masjid megah Al – Qarawiyyin berdiri tegak dan sudah mulai beroperasi. Dan di masjid ini dilaksanan sistem pendidikan formal setingkat dengan universitas dan juga dilengkapi dengan perpustakaan Lur. Penuntut ilmunya pun datang dari berbagai penjuru , mulai dari Maroko, Arab, Afrika, Andalusia dan penjuru dunia lainnya. Dalam waktu yang relatif singkat, Fez mampu bersanding sejajar dengan pusat ilmu pengetahuan pada masa itu, Cordova dan Baghdad.

Universitas Al – Qarawiyyin ini sudah berdiri jauh sebelum lahirnya Universitas Al – Azhar Lur, bahkan sebelum Universitas Cambridge, Harvard, dan Oxford. Universitas tertua di Eropa, Universitas Bologna baru di bangun 200an tahun setelahnya, pada tahun 1088 di Italia. Kerennya lagi UNESCO dan Guinnerss World Record, mengakui sebagai institusi pendidikan paling tua yang masih beroperasi hingga saat ini loh.

Universitas ini mengajarkan Al – Qur’an, Fiqih, hukum, sastra, logika, matematika, geografi, kedokteran, sejarah dan kimia. Bagi mereka-mereka yang ingin menuntut ilmu disana harus diseleksi terlebih dahulu, sebagaimananya juga sistem universitas pada saat ini. Lulusannya menguasi Al-Qur’an, bahasa Arab dan juga sains dengan baik.

Karena banyaknya sumbangan dari keluarga kerajaan dan pejabat, Universitas Al-Qarawiyyin menggratiskan biaya studi disana. Dan tidak hanya itu, para penuntut ilmu juga mendapatkan subsidi makanan dan akomodasi Lur. Untuk para penuntut ilmu dari luar Fez telah disediakan asrama.

Ada banyak tokoh-tokoh ternama yang pernah menuntut ilmu di Universitas Al-Qarawiyyin ini, baik dari kalangan umat Muslim, Yahudi juga Kristen.
Seperti Al-idris [1100-1165], geografer dan kartografer asal kota Palermo, Sisilia. Ibnu Khaldun [1332-1406], sosiologi dan sejarawan penulis buku Muqaddimah. Ibnu Al-Khatib [1313-1374], polymath asal Andalusia yang menguasai syariah, sastra, sejarah, kedokteran dan ilmu politik. Al-Bitruji [wafat tahun 1204], astronom dan qadhi [hakim] asal Andalusia. Maimonides [1138-1204], rabbi Yahudi yang juga filosof, astronomi dan dokter.
Paus Sylvester II [946-1003], pimpinan gereja Katholik Roma, yang pertama kali memperkenalkan angka desimal di Eropa menggunakan angka Arab.

Fatimah Al-Fihri wafat pada usia 80 tahun pada tahun 880 M. Namanya ditulis dengan tinta emas oleh sejarah. Dia seorang Muslimah dengan visi yang besar dan teguh dengan prinsip yang dipegangnya. Sosok wanita Muslim yang membaktikan dirinya bagi umat dan peradaban Islam.

Semoga kita mampu untuk memberikan kontribusi untuk memajukan peradaban disekitar kita ya, seperti Abu Qassim Al-Zahrawi ataupun Fathimah dan Maryam al-Fihri. Mereka patut menjadi sumber inspirasi dan tauladan bagi kita. Lalu, siapa tokoh muslim lain yang kalian kagumi?

Leave a Comment