Lun Pai Lah Baliak

Terjemahannya, “Belum Pergi Sudah Kembali”. Artinya, belum dilakukan sudah menyerah. Ini istilah pada masyarakat Sumatera Barat, yang kurang bagus. Harusnya, pergi dulu atau lakukan dulu, baru kembali atau menyerah, jika memang tak bisa dilakukan setelah dicoba.

Sebenarnya, tak ada yang tidak bisa, jika terus dilakukan dan terus dilakukan. Bahkan, air yang menetes pelan, satu-satu pun, bisa menembus batu yang sangat keras. Tapi, memang, jika tipe orang yang gampang menyerah, semua terasa berat. Bahkan, yang sepele pun, bisa jadi berat.

Apalagi beranggapan, jika melakukan ini, maka harus ada itu. Seperti hukum sebab-akibat saja, padahal terkadang, itu tak berkaitan. Itu kadang sebuah alasan saja. Ada pun itu yang dianggap sebagai sebab, kadang tak bisa juga berakibat apa-apa karena memang tak dilakukan.

Tapi, kadang, bukan orang bertipe kebanyakan teori, pemalas, jumlah kosa kata tak bisanya lebih mendominasi, melainkan karena itu berangkat dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, maka disimpulkan itu tak akan bisa. Jadi, tak perlu lagi pergi, kembali sajalah.

Situasi dan kondisi apa, sangat menentukan, penempatan istilah di atas. Tapi, istilah di atas memang untuk mereka yang pemalas, kurang mau bersusah-payah, maunya yang enak-enak saja. Maka ada pula istilah, kalau makan piring kurang, tapi giliran bekerja, cangkul berlebih.

Leave a Comment