Nutrisi dan Penyembuhan Luka Diabetes

Nutrisi merupakan faktor penting didalam proses penyembuhan luka. Tidak  cukup hanya dengan perawatan luka, optimalisasi penyembuhan luka memerlukan nutrisi pada tiap tahapan penyembuhan luka. Penyembuhan luka memerlukan protein, lemak, karbohidrat dll untuk menunjang penyembuhan luka khususnya luka diabetes.

Protein

Protein dalam makanan dapat berfungsi sebagai pembentukan imunitas/kekebalan, pembentukan kolagen, aktivasi sel darah putih sebagai bagian dari pertahanan tubuh, membentuk kolagen dan remodeling luka. Kebutuhan protein ini berkisar 1,0-1,5 g/kg berat badan dalam waktu 24 Jam. Protein contohnya dapat ditemukan di putih telur, ikan patin, ikan lele, daging, keju dll.

Lemak

Lemak berfungsi untuk membentuk dan stabilisasi dinding sel baru, inflamasi dan cadangan energi. Lemak dibutuhkan 1%-2% Kcal dimana dapat ditemukan pada kacang, minyak, susu, ataupun ikan yang berminyak.

Karbohidrat

Karbohidrat dapat berfungsi sebagai energi pada limfosit (Sel darah beperan sebagai sistem imun), makrofag, pemisahan protein, produksi laktat, dan pembentukan sel darah baru. Kebutuhan karbohiodrat berkisar 35-40 kcal/kg/BB/24 Jam. Dapat ditemukan pada beras merah, gandum, kentang, ubi, singkong, roti dll.

Vitamin A

Berperan dalam pembentukan jaringan epitel, penutupan luka, respon peradangan, pembentukan pembuluh darah baru, dan kolagen. Kebutuhan vitamin A 750g . Vitamin A ditemukan pada wortel, bayam, brokoli, melon dll.

Vitamin B

Memicu pembentukan enzim, repon imun, sintesis protein, lemak, dan karbohidrat. Kebutuhan vitamin B 3 mg. Vitamin B dapat ditemukan pada daging, susu, ataupun ikan.

Vitamin C

Menjaga keutuhan dinding pembuluh darah, fungsi imun, antioksidan, dan sintesis kolagen. Dibutuhkan 100-1000 mg. Ditemukan pada sayur dan buah-buahan.

Vitamin E

Berperan sebagai antioksidan. Ditemukan pada minyak sayur, telur, ataupun sereal.

Zat Besi

Pembentuk kolagen, transportasi oksigen, dan fungsi imunitas. Kebutuhan berkisar 20-30mg. Ditemukan pada daging, telur dll.

Zink

Pembentukan kolagen, sintesis protein, menjaga stabilisasi memberan sel, dan pertahanan tubuh. Dapat ditemukan pada daging, keju dll dan dibutuhkan sektar 15-30mg.

 

 

Sumber :

Arisanty, Irma P. 2011. Konsep Dasar Manajemen Perawatan Luka. Jakarta: EGC

Leave a Comment