8 Efek Samping & Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

Tembakau adalah tanaman (genus Nicotiana) yang termasuk dalam famili Solanaceae. Daun tanaman tembakau dikeringkan dan digunakan sebagai bahan dari pembuatan rokok. Tembakau mengandung zat yang dikenal sebagai nikotin, yang dapat merangsang area otak yang sama dengan kokain dan amfetamin, yang akan melepaskan adrenalin yang memberi rasa kesenangan dan energi. Perasaan ini membuat orang tersebut ketagihan dengan nikotin. Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia, yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh pemakainya, maka dari itu muncul beberapa penyakit atau efek samping akibat merokok.

Berikut Adalah Bahaya Atau  Efek Samping Rokok Bagi Kesehatan:

1.  Menyebabkan Kanker: 

  • Kanker Paru-Paru
  • Kanker Kerongkongan
  • Kanker Ginjal
  • Kanker Mulut
  • Kanker Tenggorokan

Di antara semuanya, kanker paru-paru adalah bentuk kanker yang paling umum karena organ ini kebanyakan terpapar asap nikotin.

Data menunjukan banyak orang yang terkena kanker di atas, yang rata-rata di sebabkan oleh rokok (nikotin).

2.  Kesulitan Bernafas

Merokok memiliki efek berbahaya pada organ paru-paru, mempengaruhi setiap struktur dan fungsinya.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan kekuatan defensif organ paru-paru, sehingga rentan terhadap jumlah gangguan paru-paru dan cedera paru-paru yang dapat menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang dapat membuat Anda sulit bernafas.

Laporan menunjukkan bahwa sebagian besar perokok meninggal karena PPOK. Bronkitis kronis dan emfisema adalah dua jenis PPOK, di mana bronkitis kronis dapat menyebabkan batuk dan kesulitan bernapas dan enfisema menyebabkan napas menjadi pendek.

3.  Penuaan Dini Dan Kerutan Pada Kulit

Merokok dapat menyebabkan penuaan dini dan kerutan pada kulit karena bahan kimia beracun yang terdapat dalam asap rokok. Saat asap rokok memasuki tubuh yang akan menghalangi pasokan oksigen dalam jumlah yang cukup ke kulit, yang akab membuat kulit menjadi kusam.

4.  Menyebabkan Berabagai Macam Masalah Pencernaan

Merokok terbukti berhubungan dengan iritasi dan pembengkakan lambung dan usus yang bisa mengakibatkan pembengkakan yang menyakitkan dalam sistem pencernaan.

Sebuah penelitian telah membuktikan, perokok berisiko lebih tinggi terkena kanker perut dan usus dibandingkan dengan non-perokok.

Merokok juga dapat menyebabkan masalah pencernaan yang parah yang dikenal sebagai refluks asam yang terjadi karena nikotin pada tembakau melemahkan otot usus yang menyebabkan asam dari perut bergerak dalam arah yang salah dan berlawanan yang menyebabkan ketidakseimbangan sistem pencernaan tubuh.

5.  Kanker Darah

Jadi saat Anda merokok, bahan kimia racun yang ada di rokok memasuki sistem darah Anda dan merusak sel darah Anda yang dapat menyebabkan kanker darah. Hal ini menyebabkan penyempitan arteri, mengurangi jumlah pasokan oksigen ke jantung, otak dan organ tubuh lainnya.

Hal ini akan menghasilkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung yang membuat jantung lemah.

6.  Gigi Kuning, Bau Mulut, Penyakit Gusi, Kerusakan Gigi, Leukoplakia & Kanker Mulut

Merokok dapat mempengaruhi kesehatan mulut secara keseluruhan dan terkait dengan berbagai masalah gigi.

Gejalanya bervariasi dari perubahan warna gigi, bau mulut, pembentukan rongga pada kondisi parah seperti pembengkakan pada kelenjar ludah, dan peningkatan risiko penyakit gusi.

Sakit gigi dan infeksi gigi merupakan dampak dari merokok, yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan gigi, sedangkan pada beberapa kasus, ada kemungkinan leukoplakia yang menyebabkan bercak putih di mulut.

7.  Efek Merokok Saat Kehamilan

Ibu hamil yang merokok dapat mengalami lebih banyak komplikasi dan masalah selama pembuahan dan kehamilan dibandingkan dengan non-perokok. Ibu hamil yang merokok bisa menyebabkan keguguran, atau kelahiran prematur.

Hal ini juga secara signifikan mempengaruhi kesehatan anak seperti berat lahir rendah, kelebihan berat badan (dalam beberapa kasus), diabetes, stroke jantung, tekanan darah tinggi dan masalah jantung lainnya.

8.  Jantung Koroner & Stroke

Merokok merupakan penyebab utama penyakit terkait jantung seperti masalah jantung koroner dan stroke yang mempengaruhi orang dari segala usia. Sekitar 20% kematian yang terjadi karena penyakit jantung disebabkan oleh kecanduan merokok.

Efek nikotin pada jantung dimulai dengan cara pertama merusak pembuluh darah sehingga membuat pembuluh darah menebal di beberapa tempat dan tumbuh lebih sempit, yang selanjutnya berakibat pada denyut jantung dan fluktuasi tekanan darah yang lebih cepat.

Darah yang membeku akan mencegah jumlah pasokan darah yang cukup ke jantung sehingga akhirnya timbul stroke.

Selain perokok aktif perokok pasif (orang yang tidak merokok, tetapi menghirup asap rokok) juga memiliki risiko tinggi terkena masalah jantung koroner saat menghirup asap rokok terutama anak-anak.

Leave a Comment