10 Bahaya Jika Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Pedas

Apabila Anda seseorang yang suka mengkonsumsi makan-makanan pedas, atau suka mengkonsumsi sambal, Anda harus menjaga pola makanan pedas yang masuk ke tubuh Anda.

Sebisa mungkin hindari makan-makanan pedas secara berlebihan karena ini justru akan membuat bahaya / efek samping bagi tubuh Anda, akibat terlalu banyak makan-makanan pedas. Berikut ini adalah penjelasan tentang akibat terlalu banyak makan pedas.

Apabila Anda seseorang yang sudah ketagihan mengkonsumsi makanan pedas atau rasanya makan kurang nikmat jika tidak ada rasa pedas pada makanan.

Sebaiknya Anda menjaga konsumsi makanan pedas, jangan terlalu berlebihan karena justru akan menyebabkan beberapa bahaya atau masalah kesehatan berikut ini.

Bahaya / Efek Samping Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Pedas:

1. Sakit Perut (mulas)

Jika Anda makan-makanan pedas secara berlebihan, Anda biasanya Anda akan langsung merasakan sakit perut atau mulas, hal ini di karenakan…

…Fungsi capcaisin yang di produksi oleh tumbuhan pada awalnya merupakan zat pelindung dari serangan hama.

Terlalu banyak makan-makanan pedas menyebabkan iritasi pada pencernaan Anda yang menyebabkan peningkatan gerakan usus sehingga Anda menjadi sakit perut.

2. Maag Akut / Gastristis

Ketika Anda mengkonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang banyak atau berlebihan, biasanya dapat menyebabkan sistem pencernaan bermasalah.

Selain dapat menyebabkan sakit perut, mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan, juga dapat mengakibatkan maag akut atau gastristis.

Namun kebanyakan dari beberapa dari Anda mungkin berfikir itu hanyalah gangguan pencernaan atau mag biasa saja.

Maag akut (gastristis) biasanya ditandai dengan gejala seperti demam, diare, mual, muntah, dan juga sakit kepala.

3. Insomnia

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas dapat meningkatkan temperatur tubuh Anda yang menimbulkan insomnia (sulit tidur).

Rasa pedas yang terdapat pada cabai akan menyebabkan otak mengirimkan sinyal kepada hormon norepinefrin agar tetap terjaga, inilah yang membuat Anda menjadi susah tidur.

Selain itu, sinyal yang diberikan ke otak, juga akan membuat orang yang mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan, akan merasakan cemas, gelisah dan juga insomnia.

Sebaiknya Anda menghindari mengkonsumsi makanan pedas sebelum tidur, seperti hindari cabai / lombok, merica, paprik dan makanan pedas lainya.

4. Sakit Kepala (pusing)

Mengkonsumsi makanan pedas dapat menimbulkan sakit kepala, apabila Anda mengkonsumsinya saat perut sedang kosong.

Contohnya saja jika perut Anda belum terisi makanan apapun dan tiba-tiba Anda langsung mengkonsumsi makanan yang pedas, hal ini akan menyebabkan sakit kepala atau pusing.

Gejala sakit kepala tesebut bisa berupa; migrain atau sakit kepala pada bagian belakang.

Sakit kepala setelah mengkonsumsi makanan pedas juga erat kaitannya dengan penyakit lambung atau maag yang anda derita.

Gejala sakit kepala tesebut bisa berupa migrain atau sakit kepala pada bagian belakang.

5. Sariawan

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas ditambah dengan pola hidup yang kurang sehat, dapat memicu timbulnya sariawan di mulut.

Tidak hanya mengganggu aktivitas makan Anda saja, sariawan juga dapat membuat rasa percaya diri Anda turun pada saat beraktivitas sehari-hari.

6. Mengurangi Nafsu Makan

Anda mungkin berfikir bahwa makanan pedas dapat meningkatkan nafsu makan, tapi kenyataannya justru sebaliknya.

Menurut penelitian, makanan yang dicampur cabai / lombok dapat menahan nafsu makan.

Hal ini karena zat capsaicin dalam lombok yang dapat menghemat penggunaan energi dan menahan rasa lapar.

Memang hal ini tidak dirasakan oleh sebagian besar pecinta makanan pedas, namun terdapat beberapa kasus dimana orang yang selalu makan makanan pedas maka nafsu makannya menjadi kurang dan cenderung untuk minum lebih banyak air.

OLAHRAGA TIPS KECANTIKAN IBU HAMIL MAKANAN PENYAKIT
HOMEMAKANAN10 Bahaya Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Pedas
Follow
muhammadnurilham
Apabila Anda seseorang yang suka mengkonsumsi makan-makanan pedas, atau suka mengkonsumsi sambal, Anda harus menjaga pola makanan pedas yang masuk ke tubuh Anda.

Sebisa mungkin hindari makan-makanan pedas secara berlebihan karena ini justru akan membuat bahaya / efek samping bagi tubuh Anda, akibat terlalu banyak makan-makanan pedas. Berikut ini adalah penjelasan tentang akibat terlalu banyak makan pedas.

Apabila Anda seseorang yang sudah ketagihan mengkonsumsi makanan pedas atau rasanya makan kurang nikmat jika tidak ada rasa pedas pada makanan.

Sebaiknya Anda menjaga konsumsi makanan pedas, jangan terlalu berlebihan karena justru akan menyebabkan beberapa bahaya atau masalah kesehatan berikut ini.

Bahaya / Efek Samping Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Pedas:

1. Sakit Perut (mulas)

Jika Anda makan-makanan pedas secara berlebihan, Anda biasanya Anda akan langsung merasakan sakit perut atau mulas, hal ini di karenakan…

…Fungsi capcaisin yang di produksi oleh tumbuhan pada awalnya merupakan zat pelindung dari serangan hama.

Terlalu banyak makan-makanan pedas menyebabkan iritasi pada pencernaan Anda yang menyebabkan peningkatan gerakan usus sehingga Anda menjadi sakit perut.

2. Maag Akut / Gastristis

Ketika Anda mengkonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang banyak atau berlebihan, biasanya dapat menyebabkan sistem pencernaan bermasalah.

Selain dapat menyebabkan sakit perut, mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan, juga dapat mengakibatkan maag akut atau gastristis.

Namun kebanyakan dari beberapa dari Anda mungkin berfikir itu hanyalah gangguan pencernaan atau mag biasa saja.

Maag akut (gastristis) biasanya ditandai dengan gejala seperti demam, diare, mual, muntah, dan juga sakit kepala.

3. Insomnia

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas dapat meningkatkan temperatur tubuh Anda yang menimbulkan insomnia (sulit tidur).

Rasa pedas yang terdapat pada cabai akan menyebabkan otak mengirimkan sinyal kepada hormon norepinefrin agar tetap terjaga, inilah yang membuat Anda menjadi susah tidur.

Selain itu, sinyal yang diberikan ke otak, juga akan membuat orang yang mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan, akan merasakan cemas, gelisah dan juga insomnia.

Sebaiknya Anda menghindari mengkonsumsi makanan pedas sebelum tidur, seperti hindari cabai / lombok, merica, paprik dan makanan pedas lainya.

4. Sakit Kepala (pusing)

Mengkonsumsi makanan pedas dapat menimbulkan sakit kepala, apabila Anda mengkonsumsinya saat perut sedang kosong.

Contohnya saja jika perut Anda belum terisi makanan apapun dan tiba-tiba Anda langsung mengkonsumsi makanan yang pedas, hal ini akan menyebabkan sakit kepala atau pusing.

Gejala sakit kepala tesebut bisa berupa; migrain atau sakit kepala pada bagian belakang.

Sakit kepala setelah mengkonsumsi makanan pedas juga erat kaitannya dengan penyakit lambung atau maag yang anda derita.

Gejala sakit kepala tesebut bisa berupa migrain atau sakit kepala pada bagian belakang.

5. Sariawan

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas ditambah dengan pola hidup yang kurang sehat, dapat memicu timbulnya sariawan di mulut.

Tidak hanya mengganggu aktivitas makan Anda saja, sariawan juga dapat membuat rasa percaya diri Anda turun pada saat beraktivitas sehari-hari.

6. Mengurangi Nafsu Makan

Anda mungkin berfikir bahwa makanan pedas dapat meningkatkan nafsu makan, tapi kenyataannya justru sebaliknya.

Menurut penelitian, makanan yang dicampur cabai / lombok dapat menahan nafsu makan.

Hal ini karena zat capsaicin dalam lombok yang dapat menghemat penggunaan energi dan menahan rasa lapar.

Memang hal ini tidak dirasakan oleh sebagian besar pecinta makanan pedas, namun terdapat beberapa kasus dimana orang yang selalu makan makanan pedas maka nafsu makannya menjadi kurang dan cenderung untuk minum lebih banyak air.

7. Badan Kurus

Mengkonsumsi makanan pedas atau cabai dapat menyebabkan badan kurus, hal ini telah dibuktikan oleh para sukarelawan yang diberi konsumsi cabai selama 6 minggu.

Hasilnya, mereka yang mengkonsumsi cabai, suhu tubuhnya meningkat dan membakar kalori melalui pelepasan energi secara alami.

Dibandingkan dengan sukarelawan yang tidak mengonsumsi cabai secara rutin, mereka yang rutin mengkonsumsi cabai rutin selama 6 minggu mengalami penurunan rasa lapar.

8. Menyebabkan Maag (tukak lambung)

Mengkonsumsi makanan pedas dapat menyebabkan luka pada lapisan mukosa yang sensitif atau pada usus kecil, yang biasa disebut duodenum (ulkus duodenum), atau juga di esofagus (ulkus kerongkongan).

Tukak lambung ini bisa menyebabkan rasa terbakar di perut, mual, muntah, dan penurunan berat badan.

Penyakit ini tentunya sangat berbahaya jika terus berlanjut dan kemungkinan menyebabkan iritasi sehingga memicu gangguan kesehatan lainnya yang berhubungan dengan sistem pencernaan dan lambung.

9. Radang Tenggorokan

Selain dapat menyebabkan rusaknya organ pencernaan seperti iritasi pada usus serta infeksi pada lambung.

Zat capsium yang terkandung pada cabai atau yang terdapat pada makanan pedas apabila dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan radang tenggorokan.

10. Menurunkan Kepekaan Lidah

Semakin lama seseorang terbiasa mengkonsumsi makanan yang pedas maka kepekaan lidahnya akan menurun.

Bagi orang lain 1 sendok sambal sudah sangat pedas tetapi bagi orang yang terbiasa mengkonsumsi makanan pedas, 1 sendok tidak terasa begitu pedas.

Hal ini tidak hanya berakibat pada indera pengecap lidah rasa pedas saja, tetapi juga berpengaruh terhadap pengecapan rasa lainnya seperti manis, asin, asam dan pahit.

Leave a Comment