Financial Checkup

 

Mempersiapkan Keuangan Keluarga 2020 yang Lebih Baik

 

Setiap tahun biasanya kita melakukan medical checkup untuk mengetahui kondisi kesehatan kita, sekaligus mendeteksi suatu penyakit sejak dini. Makin dini suatu penyakit terdeteksi, maka makin cepat pertolongan yang dapat diberikan. Dengan begini, penyakit tidak berlanjut ke tahap yang lebih serius, sekaligus mencegah pertolongan yang lebih rumit.

 

Kita seharusnya juga menjaga kesehatan keuangan kita dengan pemeriksaan rutin setiap tahun secara serius, diantara yang harus kita cek: jumlah penghasilan kita, jumlah asset kita, jumlah hutang kita, tabungan pensiun, dana Pendidikan anak dan lain-lain. Sebagai ummat Islam sebenarnya kita “dipaksa” untuk Financial Checkup setiap tahun, karena sebagai dasar perhitungan zakat maal kita. 

 

Berikut adalah enam elemen kunci dari pemeriksaan tahunan kita.

 

1. Buat anggaran/Budgeting

Tentukan tujuan finansial tahunan kita, dan buat pertimbangan atas kebiasaan-kebiasaan kita dalam melakukan pengeluaran. Beberapa pertanyaan ini dapat membantu:

Apakah penghasilan kita menutupi semua pengeluaran kita? 

Ada sisa untuk tabungan/investasi atau ngepas?

Apakah ada pengeluaran yang bisa dikurangi?

Apakah tahun ini ada rencana beli motor atau mobil?

Apakah tahun ini ada rencana liburan atau umroh?

 

2. Persiapkan Dana Darurat/Emergency Fund 

Dana darurat atau emergency fund adalah sejumlah uang yang kita sisihkan dan akan digunakan ketika terjadi hal yang tidak terduga atau kejadian darurat. Kejadian darurat tersebut dapat berupa biaya pengobatan karena sakit yang tidak dapat ditunda, biaya pengobatan kecelakaan, keluarga sakit, biaya perbaikan kendaraan yang rusak, dan biaya-biaya tidak terduga lainnya. Termasuk biaya hidup jika tiba2 kita di PHK atau tidak berpenghasilan. 

 

Intinya biaya atau pengeluaran yang tidak kita budgetkan di anggaran rumah tangga, namun sewaktu-waktu bisa terjadi. Untuk lebih jelas akan saya ulas nanti mengenai karakteristiknya, berapa kebutuhan dana daruratnya dan strategi untuk menyiapkannya, 

 

3. Review Hutang-hutang kita

Setiap tahun kita harus mengecek saldo hutang-hutang kita. Pinjaman ke orang lain berapa, ke bank berapa, cicilan motor sisa berapa, KPR dan lainnya. Yang ingin kita lihat adalah apakah jumlah hutang kita berkurang dari financial checkup sebelumnya. Atau jangan-jangan malah nambah. 

Kenapa bisa bertambah? Selama ini pemasukan lebih kecil dari pengeluarankah makanya nombok terus, atau karena laju bunga hutang yg begitu besar, sehingga mau dicicil segimanapun ga berkurang2. Contoh yg lagi marak, rentenir online, ngasih pinjaman bunganya bisa 30% perbulan. Kita pinjam 10 juta, dicicil 3jt perbulan, ga lunas2 itu hutang mau sampai kapanpun, Cuma bayar bunganya ajah. Naudzubillah, Miris, banyak sy denger orang-orang yg terjebak rentenir online, telat berapa hari ajah diteror semua kontak di hapenya. Ibunya, bapaknya, temen2nya. 

 

4. Analisis Dana Pensiun

Salah satu yang harus kita periksa adalah persiapan dana pensiun kita. Kita rencana pensiun umur berapa? Berapa biaya hidup pensiun perbulan yang harus kita siapkan? Agar ketika kita pensiun tidak menjadi beban untuk orang lain, dan agar gaya hidup kita juga tidak terlalu turun dari ketika saat kerja. Banyak yang tidak mempersiapkan Dana Pensiun dengan benar, akhirnya ketika kerja Naiknya Mercy, punya pembantu 2, kemana-mana diantar supir, eh ketika pensiun untuk gaji 1 pembantu sajah ga bisa. Jadinya pensiunnya ga bahagia. Jadi kita harus persiapkan dari awal. Hitung jumlah kebutuhan dananya. Analisis dan pilih instrumen investasi yang tepat. Disiplin dalam Eksekusinya. Jangan sampai kita menjadi beban anak2 kita di masa tua. 

 

5. Evaluasi Asuransi yang kita punya

Sudah punya Asuransi Jiwa dan Kesehatan? 

Asuransi jiwa adalah sebuah layanan asuransi yang digunakan sebagai bentuk perlindungan terhadap timbulnya kerugian finansial atau hilangnya pendapatan seseorang atau keluarga akibat adanya kematian anggota keluarga (tertanggung) yang biasanya menjadi sumber nafkah bagi keluarga tersebut. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk antisipasi bagi keluarga yang ditinggalkan, di mana mereka membutuhkan dukungan finansial akibat adanya kematian tersebut yang tentu saja bisa mengakibatkan keluarga menjadi kehilangan pendapatan dan mengalami kesulitan ekonomi selama bertahun-tahun ke depan.

Pada saat salah satu anggota keluarga meninggal, terutama yang menjadi sumber nafkah bagi keluarga missal seorang suami atau ayah, maka bisa dipastikan keuangan keluarga akan mengalami goncangan dan bahkan hal ini bisa berlangsung dalam waktu yang panjang (selamanya). Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka akan sangat bijak bila sejak awal kita menggunakan asuransi jiwa. Hal ini bertujuan untuk menjamin kelangsungan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak, kesehatan dan kelayakan hidup anggota keluarga yang ditinggalkan. Sedangkan Asuransi kesehatan adalah salah satu jenis produk asuransi yang ditawarkan untuk memberikan proteksi kepada tertanggung dengan cara menjamin biaya kesehatan atau perawatan di rumah sakit.

Sudah punya kedua asuransi ini? Klo kesehatan rata-rata sudah ada ya BPJS. Jika dirasa masih kurang cukup bisa ditambah dengan asuransi lain. 

 

6. Dana Pendidikan Anak

Jika kita memiliki anak, kita sudah harus menabung dan memikirkan rencana pendidikan mereka. Mau sekolah dimana, SD, SMP, SMA, PT. berapa biayanya saat ini? Berapa biayanya beberapa tahun lagi ketika anak kita masuk sekolah? Instrumen Investasi apa yang tepat untuk mencapai tujuan ini? Berapa rupiah perbulan yang harus di investasikan untuk mencapai Dana Pendidikan yang ideal? Dana pendidikan adalah dana yang harus disiapkan dari jauh2 hari, setelah anak lahir ini harus sudah mulai dipikirkan, karena Inflasi dana pendidikan cukup tinggi, sekitar 20-25% pertahun. Sebagai bayangan, biaya semesteran di ITB pada tahun 2006 sebesar 2.000.000 perbulan, tapi di 2018 lalu sy cek di web usm itb, biayanya sudah mencapai 12,5jt per semester. Berapa persen kenaikannya? Bayangkan 20 tahun lagi berapa biayanya ketika anak kita masuk ITB?

Sudah melakukan Financial Checkup kah tahun ini? Kalau belum disegerakan.. klo kata orang bijak “If you make small corrections right away, you’re not going to drive off the cliff.”

 

Segini dulu tulisan dari saya, masih berantakan, masih banyak belajar, semoga yang sedikit ini ada manfaatnya. 

 

Tahun 2020 sebentar lagi, masukkan agenda Financial Checkup ini ke agenda akhir tahun kita bersama keluarga. 

 

Silahkan dishare agar di 2020 semakin banyak Keluarga Indonesia Cerdas Keuangan. 

Leave a Comment