Biar Umur Berakhir, Pahala Tetap Mengalir

Waktu tidak akan pernah membawa mu kembali ke masa lalu. Karena ia tahu masa depan lebih baik untuk mu perjuangkan.

Yang berlalu biar kan ia berlalu, jangan disesali atau sibuk menghakimi. Jangan mempertanyakan, “kenapa bisa begini, kenapa jadi begini?”. Karena masing masing pertanyaan pasti punya alasan untuk sekedar mencari jawab.

Kemaren aku sedih, hari ini aku bahagia, esok tak ada yang mengetahui karena itulah permainan darinya Sang Pencipta. Itu artinya hidup tak selamanya berjalan seperti apa yang kita pinta, bahagia tidak selamanya bertahan pun kesedihan hanya bersifat sementara. Jangan merutuki kesedihan dan jangan terlalu memuja kesenangan. Karena tiada yang kekal, semua memiliki masa tenggang.

Untuk mu lembaran yang telah berlalu, terimakasih. Sedikit banyak pengorbanan mu telah membawa perubahan yang berarti.

Untuk mu lembaran yang baru, ahlan wa sahlan, semoga langkah ini kembali menuai bakti menyemai arti untuk setiap hati yang mengasihi.

Leave a Comment